
Anatta, atau yang diartikan sebagai “non-self” atau “tanpa aku”, adalah filosofi ajaran Buddha yang menentang pengertian konvensional tentang identitas (nama, jenis kelamin, ras, tanggal lahir, dsb) dan eksistensi (status dan peran sosial)
Perubahan akan terjadi pada setiap makhluk hidup tidak memandang apapun itu. Banyak sekali yang terjadi pada kehidupan yang disetiap kejadiannya akan selalu berbeda, tidak semuanya sama.
Pada saat ini kita sedang memasuki era perkembangan zaman, yang dikenal juga dengan masa perkembangan teknologi secara besar-besar, dimana mulai muncul alat-alat yang bergerak secara otomatis dibawah kendali manusia.
Ketika berdiam di Vihara Jetavana di kota Savatthi, Sang Buddha membabarkan syair kelima dari Dhammapada ini, yang merujuk kepada seorang wanita yang mandul dan pesaingnya.
Moha ibarat sebuah awan gelap dalam pikiran kita yang harus dibersihkan demi menciptakan pikiran yang lebih jernih
Hari Uposatha yang jatuh pada tanggal 1 dan 15 penanggalan bulan merupakan hari dimana umat Buddha melakukan praktek Delapan Aturan Moralitas(Uposatha Sila/Aṭṭhasīla)
Buddha Gotama, yang juga dikenal sebagai Siddhartha Gautama, adalah pendiri agama Buddha. Sejarah Buddha Gotama dimulai sekitar abad ke-6 SM di wilayah yang sekarang dikenal sebagai Nepal dan India utara.
Makhluk hidup di dunia ini senantiasa mengalami pertumbuhan dan perkembangan dalam siklus hidupnya, termasuk manusia. Terlepas dari hal tersebut, seluruh makhluk hidup akan mengalami peristiwa lahir, tua, dan mati.
Ketika berdiam di Vihara Jetavana di kota Savatthi, Sang Buddha membabarkan syair ketiga dan keempat dari Dhammapada ini, yang merujuk kepada Tissa Thera.